Kuliner Kutacane

Pilih Bahasa

Bahasa

Kota Kutacane memiliki berbagai macam makanan khas dari Suku Alas. Nah Apa saja makanan khas di Kutacane? Berikut merupakan makanan khas dari Kutacane dan sekitarnya yang bisa kalian coba.

Tasak Telu merupakan makanan khas dari masyarakat Suku Karo dan juga Suku Alas. Kedua suku tersebut memang lokasinya berdekatan dan budayanya hampir mirip. Jika dilihat dari artinya, tasak berarti memasak dan telu dalam bahasa Alas artinya tiga. Makanan tasak telu berarti makanan dengan tiga jenis bumbu yaitu cabe rawit, batang serai, dan bawang merah.

Manuk Labakh merupakan salah satu makanan khas dari Kota Kutacane dari Suku Alas. Makanan ini merupakan makanan sehat karena proses memasaknya tidak menggunakan minyak. Biasanya makanan ini bisa ditemui ketika pesta perkawinan atau sunatan rasul.

Biasanya Manuk Labakh menggunakan daging bebek atau ayam kampung yang dikukus atau direbus. Bumbu baru ditambahkan setelah daging selesai direbus. Bumbu yang digunakan antara lain santan kelapa mentah, kelapa ginseng, bawang mentah, merica, dan lainnya sesuai selera.

Ikan Pacik Kule merupakan masakan dengan bahan dasar ikan khas suku Alas. Jenis ikan yang digunakan adalah ikan air tawar yang hidup di daerah Lawe Alas. Cara memasaknya mudah, yaitu ikan dikukus terlebih dahulu. Setelah selesai dikukus, bumbu ditambahkan.

Ikan yang sudah dibumbui dibalut dengan daun labu dan daun kunyit, kemudian dimasak dengan santan setelah disusun di dalam kuali. Rasanya gurih dan sedikit pedas. Bumbu yang digunakan cukup beragam dan dikenal membuat rasa pedas. Bumbu yang digunakan antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang putih, kemiri, serai, lengkuas, kunyit, santan, dan garam.